Banmus DPRD Klungkung Study Tiru ke DPRD Lobar

Foto untuk : Banmus DPRD Klungkung Study Tiru ke DPRD Lobar
Share

Giri Menang, Senin 28 September 2020. Untuk memperoleh informasi tentang mekanisme Pembahasan RAPBD Murni TA.2001 di era pandemi Covid 19, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Klungkung-Bali, Senin (18/9/20) melakukan study tiru ke kabupaten Lombok Barat (Lobar). Tim banmus yang berjumlah 45 orang itu diterima oleh Kepala bagian (Kabag) Hukum dan Humas Sekretariat DPRD Lobar, H.Humaidi,SH di Ruang Sidang.

Ketua DPRD Kabupaten Klunkung, Anak Agung Gde Anom,SH dalam paparannya mengatakan, dirasa sangat penting untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi dalam rangka mempererat persatuan antar daerah.

“Saya sering berkujung ke sini (Lombok Barat,red.), karena banyak aturan dan regulasi yang perlu diadopsi dan dipelajari,” paparnya.

Anak Agung mengaku, terkait situassi dan kondisi covid 19, di Klungkung maupun Lobar mengalami dampak yang hampir sama. Terkait dengan itu, dalam kunjungan ini, sebagai wakil rakyat, wajib untuk menyuarakan aspirasi. Mengimplementasikan kesejahterakan rakyat yang melalui pembahasan anggaran 2021 di era covid 19.

“Mohon informasi kepada kami terkait Perpres 33 tahun 2020, apakah Lombok Barat sudah melaksanakan klarifikasi ke pusat,” harap Anak Agung.

Sementara pihak DPRD Lobar melalui Kabag Hukum dan Humas, H.Humaidi menjelaskan, prinsipnya, dalam rangka menjalani target PAD, sumber yang diandalkan adalah pariwisata. Capaiannya hampir 80 persen PAD direkrut dari sektor pariwisata. Untuk itu Humaidi tanpa ragu dan malu menyebut, sesuai kebijakan dan komitmen legislatif mauun eksekutif menekankan agar, setiap daerah yang berkunjung diminta untuk menginap di Hotel yang ada di wilayah Lobar.

“Kenapa kami tekankan bapak-ibu agar menginap di wilayah Lombok Barat, karena PAD melalui pajak hotel dan restoran diperoleh dari sub sektor itu,” tegas Humaidi seraya mengaku, kesejahteraan pegawai hotel pun akan bisa terealisasi.

Setelah kedua daerah ini saling memberi informasi, dilanjutkan dengan sesi pemberian cenderamata dan sesi poto bersama, tentu tanpa menghindari aturan protocol kesehatan (prokes) covid 19.

Sambutan