Banggar Soroti Belanja Pegawai Eksekutif

Foto untuk : Banggar Soroti Belanja Pegawai Eksekutif
Share

Giri Menang, Jumat 11 September 2020. Rapat pembahasan anggaran APBD Perubahan (APBDP) 2020 Kabupaten Lombok Barat sudah sampai di tingkat Badan Anggaran (Banggar). Rapat digelar di Ruang Sidang DPRD Lobar, Jumat (11/9/20). Dalam rapat, pihak legislatif (banggar) menyoroti belanja pegawai eksekutif yang mencapai angka Rp 9 milyar.

“Banyak yang harus mau saya potong,” papar pimpinan rapat sekaligus ketua DPRD Lombok Barat (Lobar) Hj.Nurhidayah. Pernyataan Nurhidayah diamini oleh wakil ketua (waka) yang turut mendampingi serta Ketua dan anggota Banggar.

Dari pihak eksekutif, dihadiri oleh Sekda H.Baehaqi, Asisten III, H.Mahyudin serta sejumlah OPD secara personal. Mereka tergabung dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lobar.

Menurut politisi besutan Partai Gerindra ini, belanja pegawai senilai Rp 9 Milyar ini perlu ditinjau ulang. Apalagi dalam kondisi Covid 19, perlu dikaji rumus-rumus Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP, red.) yang bisa mencapai angka Rp 9 Milyar.

Pembahasan APBDP ini belum menemukan Happy Ending keputusan final. Banggar meminta, eksekutif berpikir, karena jika APBDP ini tidak bisa disepakati maka, APBDP tidak akan diketok tepat waktu. Beralasan, karena yang paling banyak berkebutuhan pada APBDP ini adalah eksekutif.

Dalam kondisi itu, pihak eksekutif yang disampaikan Sekda H.Baehaqi menepis. Pihaknya segera akan me-recek, melihat catatan-catatan kesimpulan yang ada bersama tim TAPD. Sementara pihak Banggar memberi deadline. Sampai batas waktu siang nanti, kesimpulan akhir bisa disepakati pihak eksekutif.

 

Sambutan